Monday, October 22, 2018

Apa Manfaat dari Berbaur, Mengerti, dan Mengenal Dunia yang Bukan Hanya di Sekitar Kita? Ada Sesuatu yang Aneh Mengenai Perkembangan Manusia Belakangan Ini




Namaste <3

Bagaimana kabar dan perkembangan pembaca yang setia dan tercinta akhir-akhir ini? Saya harap semua membaik, termasuk keadaan, kondisi, situasi, hal di sekitar, dan tentunya banyak sekali hal yang mendukung kita untuk lebih berkembang lagi. "Lho, apa hal yang tidak membuat kita berkembang tidak akan membaik? kok gak disebutkan juga?" Tentu saja hal yang tidak membuat kita baik akan menghilang dari diri kita sendiri ketika semuanya sudah baik. Betul kan? 

Dalam perihal tulisan ini, saya ingin mendedikasikan waktu pribadi saya untuk para pembaca yang sangat setia dan tercinta untuk berkenan membaca tulisan saya yang mungkin menurut pembaca yang setia dan tercinta belum ada apa-apanya dibandingkan dengan tulisan lain yang lebih bergagasan dan berwawasan luas. Namun dalam tulisan ini saya benar-benar ingin berkomunikasi dengan pembaca yang setia dan tercinta melalui hal yang akan saya paparkan disini. 








Menurut pembaca sekalian: apa sebenarnya makna dasar dari berbaur? Tunggu dulu, berbaur bukan berarti hanya dengan sesama manusia saja ya namun berbaur bisa juga dengan hewan dan tumbuhan. Kenapa bisa begitu? Iya, karena hewan dan tumbuhan adalah makhluk hidup juga. Sama seperti kita: manusia. 

Makna berbaur menurut saya bukan hanya menyatukan manusia, hewan, dan tumbuhan saja namun makna berbaur menurut saya juga mempersatukan hal yang menurut kebanyakan orang 'tidak dapat disatukan'. Saya sangat menghargai pendapat oranglain yang mengatakan bahwa 'ada' hal yang tidak dapat disatukan dalam hidup namun menurut saya: mengpa tidak kita satukan saja hal yang memang masih bisa disatukan sebelum terlambat? Terkadang kata terlambat membuat kita sedikit meremehkan hal kecil dan banyak orang yang berkata "biarkan saja jatuh toh nanti juga rusak kalau jatuh sekali, beli aja lagi hp nya dan biarin hp yang jatuh". Tahukan Anda bahwa hal yang keluar seperti kalimat yang saya kutip diatas secara tidak langsung membatasi kita dalam berperilaku, bertindak, berpikir, dan berperasaan? Tidak kah Anda tahu mengapa bisa terjadi hal sedemikian rupa? Karena pada dasarnya manusia adalah makhluk hidup nomer satu yang ketika diajari mereka akan tahu, dan memahami meski terkadang kita sebagai manusia memiliki ego yang membuat kita menahan untuk berkata iya, setuju, atau bahkan mendukungnya meski hal tersebut adalah benar adanya. Tahukah Anda kenapa banyak dari manusia selalu melakukan hal yang cenderung sia-sia sebelum manusia tersebut benar-benar menemukan dirinya sendiri dan menganggap hal yang ia temukan dan percaya adalah membawa perubahan dan benefit yang sangat baik bagi mereka? YA, karena manusia sebenarnya sangat lah sensitif lebih daripada apa yang pernah kita ketahui sejauh ini. Sebenarnya manusia sangat mudah sekali tersinggung dan merasa tersakiti namun sejauh ini banyak sekali motivasi, pembangkit energi baik, dan serta merta hal yang menunjang pertumbuhan hal positif di dunia ini tumbuh sehingga manusi bisa belajar bagaimana caranya untuk bertahan, berkembang, dan terlatih untuk menghadapi tantangan, rasa takut, cemas, amarah, dan hal yang membuat mereka tertekan dan tidak ingin untuk mengetahui lebih dalam lagi mengenai hal yang tidak ingin mereka tahu dan jalani. 




Berbaur dengan hewan dan tumbuhan adalah hal yang sangat indah setelah berbaur dengan sesama manusia yang mempunyai rasa dan pemikiran sehingga bisa terjadi koneksi dan bertukar pendapat dan perasaan mengenai apa yang kita rasakan dan pikirkan selama kita hidup dan berkembang di dunia yang indah ini. Pernah kah Anda tahu mengapa di dunia ini ada pawang hewan? Tidak kah Anda sadar sebenarnya hewan pun juga ingin dimengerti dan dirasakan. Hewan akan selalu mendekat kepada pemiliknya yang selalu memberikan ia makan, bukan? Bukan hanya itu, hewan pun juga akan mendekatkan diri kepada siapa yang memberikannya belaian cinta, kasih, dan kelembutan. Hewan pun bisa merasakan mengenai hal yang manusia bisa rasakan melalui sentuhan, belaian, dan rasa yang dibagi untuk hewan tersebut. Pada dasarnya makhluk hidup itu sangat peka! 

Tumbuhan pun. Ia akan bergerak melalui dedaunan yang ia miliki ketika ada sesuatu yang menggerakkannya seperti angin. Itu adalah bentuk dari cinta kasih antara tumbuhan dengan semesta. Manusia dan hewan pun juga memilikinya. Kita seharusnya mampu dan menerapkan belas-kasih diantara kita tanpa memandang apapun yang sudah dituliskan (mohon maaf jika salah, karena saya menuliskan pendapat saya). Karena, pada dasarnya hal yang sudah tertulis adalah bentuk dari sebuah batas. Mengapa demikian? Pernah kah Anda tahu dan percaya bahwa hal yang sudah dituliskan adalah benar dan baik untuk perkembangan kita kecuali kita adalah pemilik khusus atas hal yang tertulis tersebut? Tidak kah Anda sadari bahwa hal yag sudah tertulis seringkali menyakiti kita? Mohon maaf sebenarnya saya sangat sedih untuk mengutarakan hal ini, saya bicara ini karena diawal saya sudah katakan bahwa saya ingin mendedikasikan waktu saya untuk para pembaca yang setia dan tercinta <3 



Bagaimana kita bisa berkembang dan berekspresi ketika itu adalah hal yang sangat manusiawi dan bagus untuk perkembangan kita malah justru dituliskan seperti "pada dasarnya kita sebagai manusia yang cukup kaya harus memberi uang kepada oranglain yang membutuhkan uang". Kenapa saya menuliskan contoh seperti hal tersebut? Saya yakin menurut pembaca sekalian hal tersebut sangat lah baik, namun tidak kah Anda sadari "kenapa harus uang?" Apakah uang adalah hal yang selalu bisa menyelesaikan dan membahagiakan dan membawa perubahan untuk orang lain? Saya yakin diantara kalian beranggapan uang adalah pembawa berkah dan juga hal yang hanya bisa untuk membeli sesuatu. Namun disini tidak kah Anda sadari ada cara lain jika benar Anda ingin membantu seseorang yang sedang kesulitan. Mengapa Anda tidak meminjamkan orang tersebut modal untuk berdagang sesuatu dan memberi ia motivasi untuk terus berkembang? Tahukah Anda bahwa jika hanya memberi uang saja akan  membuat seseorang terlatih untuk malas, lemah, dan bahkan tidak mempunyai kekuatan dalam hidup. Maaf, mungkin bisa jadi seseorang tersebut akan mempertaruhkan martabat dan harga dirinya dengan menuruti seseorang yang memberinya uang. Saya sangat sedih sekali, karena kejadian ini terus berlanjut bahkan semakin. 

Tidak kah Anda tahu betapa lebih baiknya jika kita sebagai manusia yang berperilaku baik, sensitif, terhormat, dan kuat ini membantu satu sama lain dengan cara menguatkannya juga dan bukan membuat satu sama lain lemah? Tidak ada di dunia ini yang lebih pintar, dan lebih mengerti. Semua yang ada di dunia ini merupakan pembelajar yang baik. Manusia memang sama, namun terkadang ego dan cara kita menilai kehidupan membuat kita keluar dari jalur kemanusiaan itu sendiri. Hidup bukan kompetisi. Jangan malu untuk menanyakan hal yang kita ingin tahu dan pelajari. Tidak kah Anda tahu pelajaran mengenai seks dan spiritualitas? Saya tekan kan sekali lagi, hal tersebut bukan lah sebuah tabu yang harus di tutupi. Mengapa demikian? Jika benar hal tersebut harus ditutupi, kita sebagai manusia yang mempunyai rasa penasaran akan cenderung ingin tahu dan mencoba (termasuk untuk seseorang yang berusia dibawah umur). Tidak kah Anda tahu di dalam perihal belajar tidak seharusnya ada batasan? Mengapa? Kita sebagai manusia tidak pernah tahu batasan hidup kita sampai dimana. 

Sekian dari saya, jika ada salah kata dan penuturan mohon di maafkan. Saya hanya pembelajar dari semesta yang ingin berbagi dan mengijinkan diri saya untuk lebih berekspresi. Jika ada hal yang ingin Anda tanyakan dan beritakan, mohon jangan segan untuk bertanya dan mengajari saya.

Salam damai.




0 comments:

Post a Comment

 

Blogger news

Powered by Blogger.